Jumat, 15 April 2016

Conditional Sentence

Ana Listiya Wardani (10212721)
Nadya Anisa Pramono (15212212)
Muchamad Fatoni (14212740)
Rina Rossiyana (16212393)
Sucianna Santry (17212268)
4EA20 
Kelompok 6

Conditional Sentences

Conditional sentence (kalimat pengandaian)  adalah kalimat yang mengandaikan suatu keinginan, harapan, rencana, dan Iain-lain yang masih bisa terjadi [possible), sesuatu yang tak terpenuhi/angan-angan (unreal), dan tak ter- wujud


Contoh:

  • If I work hard, I will have a lot of money. (Jika aku bekerja keras, aku akan memiliki banyak uang)
  • If I study English, I will get good score in TOEFL. (Jika aku belajar bahasa Inggris, aku akan mendapatkan nilai yang bagus dalam tes TOEFL)
  • If I had a lot of money, I would buy an expensive car. (Jika aku memiliki banyak uang, aku akan membeli mobil yang mahal)
  • If i were you, I would work in that foreign company. (Jika aku jadi kamu, aku akan bekerja di perusahaan asing itu)
  • If I had got high score in the national examination, I would have studeid in a state university. (jika aku mendapatkan nilai yang bagus di ujian nasional, aku akan belajar disebuah perguruan tinggi negeri)
  • We would have got the ticket if we had come earlier. (Kita akan mendapatkan tiket jika kita datang lebih awal.) 
Catatan:
  • Terdapat dua bagian di dalam struktur kalimat pengadaian. yaitu induk Kalimat (main clause) dan anak kalimat (dalam bentuk if clause). 
Contoh:
If I work hard, 1 will have a lot of money.
If clause                 main clause

  • Struktur atau posisi induk dan anak kalimat pada kalimat pengandaian dapat diubah-ubah 
Contoh:
  • If I had got high score in the national examination, 1 would have entered state university.
  • 1 would have entered state university If I had got high score in the national examination.
Catatan:
Ketika posisi induk kalimat berada di depan, maka tidak perlu adanya pemisah berupa tanda koma (,) di antara induk dan anak kalimat.
Ketika posisi anak kalimat (if clause) berada di depan, maka digunakan pemisah berupa tanda koma (,).

Kinds Of Conditional Sentences

1. Kalimat pengandaian tipe 1 (type 1)

Pola kalimat pengandaian tipe 1:

If + subject + VI (Simple Present Tense)+Subject + will + VI (Simple Present tense)
atau
If + subect + (be) present + adjective/noun+Subject + will be + adjective/noun
Contoh:
If I study hard, I will pass the final examination. (jika aku belajar dengan sungguh-sungguh, aku akan lulus dalam ujian akhir)

Keterangan:
> Kalimat pengandaian (conditional sentece) tipe 1 digunakan untuk mengungkapkan atau mengandaikan sesuatu yang belum terjadi pada waktu sekarang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi dalam waktu dekat. Kalimat semacam ini menjelaskan untuk menyatakan suatu pola sebab dan akibat.

2. Kalimat pengandaian tipe 2 (type 2)

Pola kalimat pengandaian tipe 2
If + subject + V2/simple past tense + Subject + would + Vl/past future tense
atau
If + subject + were + adjective/noun + Subject + would be + adjective/noun

Keterangan:
  • Kalimat pengandaian (conditional sentence) tipe 2 merupakan kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi atau yang bertentangan dengan kenyataan pada waktu sekarang. Kalimat dengan tipe ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu khayalan.
  • Fakta: fakta yang diungkapkan oleh kalimat pengandaian tipe 2 adalah bahwa saat ini apa yang diandaikan itu tidak terjadi.
Contoh:
Condotional Sentence:
If I had long holiday, I would visit your home. (jika aku libur panjang, aku akan mengunjungi rumahmu)
Fakta/Fact :
I have not long holiday. (Aku tidak libur panjang)
Conditional Sentence:
If I were you, I would go to that party. (Kalau aku jadi kamu, aku akan pergi ke pesta itu)
Fact:
I am not you. (Aku bukan kamu)

Catatan : were digunakan baik oleh subjek tunggal maupun jamak. Namun. ada kalanya bentuk was digunakan pada subjek (I , he, she, it) ketika digunakan pada percakapan tidak formal.
Misalnya : If I was you. I would accept his invitation.

3. Kalimat pengandaian tipe 3 (type 3)

Pola kalimat pengandaian tipe 3:
If + subject + had + V3/past perfects + subject + would have + V3/past perfect
atau
if + subject + had been + adjective/noun + subject + would have been + adjective/noun 
Keterangan:
  • Kalimat pengandaian (conditional sentence) tipe 3 adalah kalimat yang mengandaikan sesuatu yang sudah terjadi dan tidak terjadi di masa lalu. Tipe kalimat ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu penyesalan.
  • Fakta yang diungkapkan dalam kalimat pengandaian ini adalah bahwa apa yang diandaikan tidak pernah terjadi di masa lalu.
Contoh:
Conditional Sentence:
If I were working in England, I would be living together with my family. (jika aku bekerja di Inggris. aku akan dapat tinggal bersama dengan keluargaku)

Fact:
I am not working in England. I am not living together with my family. (Aku tidak bekerja di Inggris. Aku tidak tinggal bersama dengan keluargaku)
Conditional sentence:
If I had been working in England last year. I would have been living together with my family. (Kalau aku bekerja di Inggris tahun kemarin, aku pasti tinggal bersama dengan keluargaku).
Fact:
I was not working in England. I was not living together with my family (aku tidak bekerja di Inggris. Aku tidak tinggal bersama dengan keluargaku)
  • Conditional sentence (kalimat pengandaian) dapat mengungkapkan kejadian atau pengandaian yang terjadi pada waktu yang berbeda. Misalnya, klausa if (anak kalimat) mengungkapkan kejadian pada waktu lampau [past), sedangkan induk kalimat mengungkapkan kejadian yang sekarang [present).
Contoh:
Conditional sentence:
If I had prepared some foods several hours ago, I would not be hungry right now. (Jika aku mempersiapkan makanan beberapa jam yang lalu, aku tidak akan lapar sekarang)
Fact:
I did not prepare some foods several hours ago so 1 am hungry right now. (Aku tidak mempersiapkan makanan beberapa jam yang lalu, jadi aku lapar sekarang).
  • Jika terdapat penggunaan werehad (past perfect), dan should terkadang terdapat penghilangan if.
Contoh:
Were I you, I would attend the state university entrance test.
Were I you = if I were you

  • Terdapat pola suatu kalimat yang mengindikasikan suatu kalimat pengandaian (conditional sentence)
Contoh:
I would have come to your party, but I had to go to my sister’s wedding party. (Kalau aku tidak harus pergi ke pesta pernikahan kakakku aku pasti akan datang ke pestamu).
Catatan:

Ada kalanya di dalam suatu kalimat tidak menyebutkan klausa IF secara eksplisit. Ketika klausa if disebutkan secara eksplisit maka kalimat di atas akan menjadi : If I had not had to go to my sister’s wedding party, 1 would have come to your party.

Pronoun & Narrative

Ana Listiya Wardani
10212721 – 4EA20

Narrative Tense
Narrative tenses are verb tenses that are used to talk about the past. They are often found in stories and descriptions of past events, such as personal anecdotes.
Example : The following are examples of narrative tenses:
a). Past simple – ‘We left on a rainy day’
b). Past continuous – ‘It was pouring down even at midday’
c). Past perfect – ‘It had rained off and on for ten days’
d). Past perfect continuous – ‘We had been waiting to escape for what seemed ages’ 

  Pronoun
   1.     Personal Pronoun (kata ganti orang)
Personal pronoun adalah kata ganti yang menunjukkan pada orang atau penamaan. Kata ganti orang ini digunakan sebagai subjek dan objek. Tabel di bawah ini menyenaraikan penggunaan tersebut.
Subjek
Objek
Arti
I
You
She
He
It
We
They
Me
You
Her
Him
It
Us
Them
Saya, aku
Kamu, Anda, kalian
Dia (perempuan)
Dia (laki-laki)
Dia, itu, -nya
Kita, kami
Mereka
Contoh kalimatnya:
§  Three days ago I met Ariel. Yesterday I met him again. [Tiga hari yang lalu saya bertemu Ariel. Kemarin saya bertemu dia lagi.]
§  My sister bought a new handphoneShe loves it very much. [Saudara perempuan saya membeli sebuah handphone baru. Dia sangat menyukainya.]
§  Sule borrowed three books from the library. He must return them in two days. [Sule meminjam tiga buku dari perpustakaan. Dia harus mengembalikannya dalam dua hari.]

2. Possessive Pronoun (kata ganti milik)
Possessive pronoun adalah kata yang menunjukkan kepemilikan. Ada dua bentuk possessive pronoun yaitu dependent (ditempatkan sebelum suatu kata benda) dan independent (ditempatkan setelah suatu kata kerja). Untuk lebih jelasnya, silakan Anda lihat tabel di bawah ini.

Dependent
Independent
My
Your
His
Her
Its
Our
Their
Mine
Your
His
Hers
Its
Ours
Theirs

Contohnya:
 This is my book. The book is mine. [Ini buku saya. Buku ini punya saya]
This house is theirs. [Rumah ini milik mereka.]

3. Reflexive Pronoun
Reflexive pronoun adalah kata ganti yang menunjuk kegiatan untuk pelaku sendiri dalam kalimat bersangkutan, atau memberi penekanan pada unsur subjek atau objek. Kata ganti ini mendapat akhiran –self untuk bentuk tunggal, dan akhiran –selves untuk bentuk jamak.
Perhatikan tabel di bawah ini.

Reflexive Pronoun
Arti
Myself
Yourself/yourselves
Themselves
Ourselves
Himself
Herself
Itself
Saya sendiri
Kamu sendiri/kalian sendiri
Mereka sendiri
Kami sendiri
Dia sendiri (laki-laki)
Dia sendiri (perempuan)
Dia sendiri (benda atau binatang)

Contoh kalimatnya:
§  She laughed at herself. [Dia menertawakan dirinya sendiri.]
§  He himself drives to school. [Dia sendiri yang menyetir ke sekolah.]
§  I myself open the door. [Saya sendiri yang membuka pintu itu.]
§  My father cooked this meal himself. [Ayah saya memasak makanannya sendiri.]

4. Demonstrative Pronoun
Demonstrative pronoun merupakan kata ganti penunjuk berdasarkan kedekatan: dekat (this dan these) dan jauh (that dan those). Contoh kalimatnya sebagai berikut:
§  This is my mother, these are my sisters. [Ini ibu saya, ini adik-adik saya.]
§  That book is yours, those are mine. [Buku itu punyamu, itu punyaku.]

5. Interrogative Pronoun
Interrogative pronoun adalah kata-kata yang mempertanyakan orang atau benda. Ini antara lain: who, whom (siapa), whose (punya siapa), why (mengapa), which (yang mana), dan what (apa).
Contoh kalimatnya:
§  Who did you call? [Siapa yang kamu panggil?]
§  What did you order? [Apa yang kamu pesan?]
§  Why did you sell your cara? [Mengapa kamu jual mobilmu?]

6. Indefinite Pronoun
Indefinite pronoun adalah kata ganti yang mengacu pada seseorang atau sesuatu yang dianggap tidak tentu, seperti: somebody (seseorang), something, anything (sesuatu), everyone (setiap orang), dan everything (segala sesuatu).

7. Relative Pronoun
Relative pronoun adalah kata-kata yang merangkai suatu kata benda atau frasa kata benda dengan klausa penjelasnya, seperti who, whom, whose, which, dan that yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata yang.
Contoh kalimatnya:
§  I don’t like people who lose temper easily. [Saya tidak senang pada orang yang mudah naik pitam.]
§  Meong that I always feed everyday is my cat. [Meong yang saya beri makan setiap hari adalah kucing saya.]


Kamis, 24 Maret 2016

Softskill Bahasa Inggris Binsis 2

Ana Listiya Wardani
4EA20 – 10212721
Softskill Bahasa Inggris Bisnis 2
Ana Listiya Wardani
4EA20 – 10212721
Softskill Bahasa Inggris Bisnis 2

1.        She has finish working in the laboratories, and now she began to write the result of her
                  A                  B                                                             C         D
experiment.
Jawaban : A Karena seharusnya adalah has finished bukan has finish

2.        No one would have attended the lecture if you told the truth about the guest speaker.
A                                 B           C                                    D
Jawaban : B Kalimat yang benar adalah if you had told 

3.   If Rudy would have studied German in college, he would have not found the scientific terminology
   A                                  B                                            C
so  difficlut to undertand.
                 D
Jawaban : A yaitu diganti menjadi had studied 

4.        Our Spanish professor would like us spending more time in the laboratory practicing our pronunciation.
      A   B                                 C               D
Jawaban : B menjadi to spend , merupakan gerund (ing) karena merupakan kata kerja              yang harus diikuti.

5.        Marry usually arrives at the office at nine o’clock, but because the strom, she was two hours late.
A                B                                      C                                   D
Jawaban : C menjadi because of. 
karena kalau hanya because + sentence harus di lanjutkan dengan kalimat
kalau because of itu + phrase

6.        The director felt badly about not giving Mary the position that she has sought with his company.
          A                          B                                 C               D
Jawaban :  A Kata yang benar adalah bad, bukan badly

7.        The president went fishing after he has finished with the conference.
A                    B                C                      D
Jawaban : D sehrausnya menjadi had finish, karena ada kata after sebelumnya.

8.        Where do you live now? I live in Utah, my parents also do.
     A    B                                 C                                   D
Jawaban : D Karena seharusnya my parents do too, karena merupakan agreement yang            positif.

9.        After she had bought himself and automobile, she sholder bicycle.
  A            B                            C         D
Jawaban : B seharusnya menjadi her self, karena kalimat sebelumnya memakai she makan         sesudahnya memakai her bukan him.

10.    The next important question we have to decide is when we have to submitting the proposal.
A                                 B                                        C             D
Jawaban : D Karena tidak memerlukan verb-ing untuk kata kerja yg tidak sedang dilakukan

11.    George hasn’t completed the assignment yet, and Maria hasn’t either.
           A                                  B               C                      D
Jawaban : tidak ada yang salah

12.    After George had returned to his househe was reading a book.
          A                         B          C      D
Jawaban : D Karena kata yang benar adalah wa read bukan was reading

13.    The manager has finished working on the report last night, and now she will begin to write the other
          A                       B            C                                                         D
proposal.
Jawaban : A harusnya V2 bukan V3.

14.    After take the medication, the patient became drowsy and more manageable.
                   A               B                                       C                            D


Jawaban : A karena after -> preposition
take -> taking karena gerund.

15.    Because Sam and Jack had done all the work theirselves, they were unwilling to give the result to Joana.
      A                            B                         C                                        D
Jawaban : C seharusnya menjadi themself bukan theirselves karena merupakan pronoun

16.    It was him who came running into the classroom with the news.
A         B  C              D
Jawaban : A seharusnya he bukan him.

17.    If crisis would occur, those unfamiliar with the procedures would not know how to handle the situation.
A                    B                               C                                                           D
Jawaban : A seharusnya occured bukan would occur karena jika ada if tidak boleh di ikuti         would/will/shall

18.    Anybody who plans to attend the meeting ought send a short note to the chairperson.
         A            B                              C                          D
Jawaban : C seharusnya menjadi ought to send karena termasuk modals.

19.    Louise is the more capable of the three girls who have tried out for the part in the play.
A                              B                              C                                  D
Jawaban : A seharusnya menjadi the most merupakan superactive karena banyak

20.    Despite his smiling face, the second-place contestant is more sadder than the winner.
    A            B                               C                            D
Jawaban : D Karena kata perbandingan sadder tidak memerlukan kata more.

21.    It has been a long time since we have talked, isn’t it?
                    A              B           C                              D
Jawaban : D menjadi hasn't it karena past perfect question tag.

22.    He is the only candidate who the faculty members voted not to retain on the list of eligible replacement
            A                            B                                             C                          D
fot Professor Kate.
Jawaban : B menjadi whom karena relative clause.