Ana Listiya Wardani (10212721)
Nadya Anisa Pramono (15212212)
Muchamad Fatoni (14212740)
Rina Rossiyana (16212393)
Sucianna Santry (17212268)
4EA20
Kelompok 6
Conditional Sentences
Nadya Anisa Pramono (15212212)
Muchamad Fatoni (14212740)
Rina Rossiyana (16212393)
Sucianna Santry (17212268)
4EA20
Kelompok 6
Conditional Sentences
Conditional sentence (kalimat pengandaian) adalah kalimat yang mengandaikan suatu keinginan, harapan, rencana, dan Iain-lain yang masih bisa terjadi [possible), sesuatu yang tak terpenuhi/angan-angan (unreal), dan tak ter- wujud
Contoh:
- If I work hard, I will have a lot of money. (Jika aku bekerja keras, aku akan memiliki banyak uang)
- If I study English, I will get good
score in TOEFL. (Jika aku belajar bahasa Inggris, aku akan mendapatkan
nilai yang bagus dalam tes TOEFL)
- If I had a lot of money, I would
buy an expensive car. (Jika aku memiliki banyak uang, aku akan membeli
mobil yang mahal)
- If i were you, I would work in that
foreign company. (Jika aku jadi kamu, aku akan bekerja di perusahaan asing
itu)
- If I had got high score in the
national examination, I would have studeid in a state university. (jika
aku mendapatkan nilai yang bagus di ujian nasional, aku akan belajar
disebuah perguruan tinggi negeri)
- We would have got the ticket if we had come earlier. (Kita akan mendapatkan tiket jika kita datang lebih awal.)
Catatan:
- Terdapat dua bagian di dalam struktur kalimat pengadaian. yaitu induk Kalimat (main clause) dan anak kalimat (dalam bentuk if clause).
Contoh:
If I work hard, 1 will have a lot of money.
If
clause
main clause
- Struktur atau posisi induk dan anak kalimat pada kalimat pengandaian dapat diubah-ubah
Contoh:
- If I had got high score in the national examination, 1
would have entered state university.
- 1 would have entered state university If I had got high score in the national examination.
Catatan:
Ketika posisi induk kalimat berada di depan,
maka tidak perlu adanya pemisah berupa tanda koma (,) di antara induk dan anak
kalimat.
Ketika posisi anak kalimat (if clause) berada di depan, maka digunakan pemisah berupa
tanda koma (,).
Kinds Of Conditional Sentences
1. Kalimat pengandaian tipe 1 (type 1)
Pola kalimat pengandaian tipe 1:
If + subject + VI (Simple Present Tense)+Subject + will + VI (Simple Present tense)
atau
Contoh:
If I study hard, I will pass the final
examination. (jika aku belajar dengan sungguh-sungguh, aku akan lulus dalam
ujian akhir)
Keterangan:
> Kalimat pengandaian (conditional sentece) tipe 1 digunakan
untuk mengungkapkan atau mengandaikan sesuatu yang belum terjadi pada waktu
sekarang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi dalam waktu dekat. Kalimat
semacam ini menjelaskan untuk menyatakan suatu pola sebab dan akibat.
2. Kalimat pengandaian tipe 2 (type 2)
Pola kalimat pengandaian tipe 2
If + subject + V2/simple past tense + Subject + would + Vl/past future
tense
atau
Keterangan:
- Kalimat pengandaian (conditional sentence) tipe 2
merupakan kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak
mungkin terjadi atau yang bertentangan dengan kenyataan pada waktu
sekarang. Kalimat dengan tipe ini biasanya digunakan untuk menyatakan
suatu khayalan.
- Fakta: fakta yang diungkapkan oleh kalimat pengandaian tipe 2 adalah bahwa saat ini apa yang diandaikan itu tidak terjadi.
Contoh:
Condotional Sentence:
If I had long holiday, I would visit your home.
(jika aku libur panjang, aku akan mengunjungi rumahmu)
Fakta/Fact :
I have not long holiday. (Aku tidak libur
panjang)
Conditional Sentence:
If I were you, I would go to that party. (Kalau
aku jadi kamu, aku akan pergi ke pesta itu)
Fact:
I am not you. (Aku bukan kamu)
Catatan :
were digunakan baik oleh subjek tunggal maupun jamak. Namun. ada kalanya bentuk
was digunakan pada subjek (I , he, she, it) ketika digunakan pada percakapan
tidak formal.
Misalnya : If I was you. I would
accept his invitation.
3. Kalimat pengandaian tipe 3 (type 3)
Pola kalimat pengandaian tipe 3:
If + subject + had + V3/past perfects + subject + would have + V3/past perfect
atau
if + subject + had been + adjective/noun + subject + would have
been + adjective/noun
Keterangan:
- Kalimat pengandaian (conditional sentence) tipe 3 adalah
kalimat yang mengandaikan sesuatu yang sudah terjadi dan tidak terjadi di
masa lalu. Tipe kalimat ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu
penyesalan.
- Fakta yang diungkapkan dalam kalimat pengandaian ini adalah bahwa apa yang diandaikan tidak pernah terjadi di masa lalu.
Contoh:
Conditional Sentence:
If I were working in England, I would be living
together with my family. (jika aku bekerja di Inggris. aku akan dapat tinggal
bersama dengan keluargaku)
Fact:
I am not working in England. I am not living together with my
family. (Aku tidak bekerja di Inggris. Aku tidak tinggal bersama dengan
keluargaku)
Conditional sentence:
If I had been working in England last year. I would have been
living together with my family. (Kalau aku bekerja di Inggris tahun kemarin,
aku pasti tinggal bersama dengan keluargaku).
Fact:
I was not working in England. I was not living together with my
family (aku tidak bekerja di Inggris. Aku tidak tinggal bersama dengan
keluargaku)
- Conditional sentence (kalimat pengandaian) dapat mengungkapkan kejadian atau pengandaian yang terjadi pada waktu yang berbeda. Misalnya, klausa if (anak kalimat) mengungkapkan kejadian pada waktu lampau [past), sedangkan induk kalimat mengungkapkan kejadian yang sekarang [present).
Contoh:
Conditional sentence:
If I had prepared some foods several hours ago, I would not be
hungry right now. (Jika aku mempersiapkan makanan beberapa jam yang lalu, aku
tidak akan lapar sekarang)
Fact:
I did not prepare some foods several hours ago so 1 am hungry
right now. (Aku tidak mempersiapkan makanan beberapa jam yang lalu, jadi aku
lapar sekarang).
- Jika terdapat penggunaan were, had (past perfect), dan should terkadang terdapat penghilangan if.
Contoh:
Were I you, I would attend the state university
entrance test.
Were I you = if I were you
- Terdapat pola suatu kalimat yang mengindikasikan suatu
kalimat pengandaian (conditional sentence)
Contoh:
I would have come to your party, but I had to go to my sister’s
wedding party. (Kalau aku tidak harus pergi ke pesta pernikahan kakakku aku
pasti akan datang ke pestamu).
Catatan:
Ada kalanya di dalam suatu kalimat tidak
menyebutkan klausa IF secara
eksplisit. Ketika klausa if disebutkan secara eksplisit maka kalimat di atas
akan menjadi : If I had not had to go to my sister’s wedding
party, 1 would have come to your party.