Tata cara perawatan anggrek bulan / phalaenopsis yang menurut kebanyakan
orang lebih sulit, bila dibandingkan dengan anggrek dendrobium yang lebih mudah
tumbuh di daerah tropis/Indonesia. Walau demikian anggrek bulan, yaitu
Phalaenopsis amabilis adalah salah satu bunga nasional Indonesia yang disebut
juga PUSPA PESONA karena sejak dulu sudah banyak digemari oleh para kerabat
kerajaan dan bukti-bukti itu terdapat pada beberapa ornamen / hiasan keris
langka. Anggrek bulan/phalaenopsis saat ini adalah primadona atau komoditas
utama dari produksi dan penjualan anggrek diseluruh dunia. Untuk itu kami
mencoba membantu anda dengan menyediakan Tata Cara Perawatan anggrek
bulan/phalaenopsis untuk Indonesia agar dapat menjadi panduan atau membantu
pemeliharaan bagi semua orang yang menggemarinya.
Adapun cara-caranya adalah sebagai berikut :
1. Memilih
bibit Anggrek yang sehat : Jika anda mambeli bibit anggrek bulan,
pilihlah tanaman yang kondisinya baik dan sehat. Hal itu bisa dilihat dari daun
dan akarnya yang sehat. Daun yang banyak adalah cermin dari akar yang masih
berfungsi dengan baik. Sebaliknya jika daun kurang baik pasti akarnya juga
tidak tumbuh dengan baik. Jika anda membeli anggrek bulan yang sudah berbunga,
lihat ujung tangkai bunga , kalau masih ada kuncupnya yang hijau/segar biasanya
akan terus berbunga walau bunganya sudah layu. Disinilah keunikan dan
keunggulan anggrek bulan, yaitu bisa terus mekar hingga tangkainya panjang.
Pada umumnya anggrek bulan memiliki daya tahan untuk mekar dari 1 hingga 3
bulan dan bisa berbunga lagi.
a. Bibit
botolan Jika membeli bibit botolan, jangan hanya dilihat jumlah isinya saja.
Isi yang banyak memberi kecenderungan bibit ukuran kecil-kecil. Bibit yang
terlalu kecil ini selain rentan juga lambat dalam pertumbuhannya jika ditanam.
Saran kami, pilih bibit dalam bobot yang botolnya besar (jangan botol tomat)
dan bibit dalam botol yang lebih besar atau botol selai, seperti bibit import
dari Taiwan.
b. Bibit
seedling atau dewasa Seedling biasanya dijual, setelah bibit botolan ditanam
beberapa bulan oleh petani. Tanaman dewasa telah ditanam lebih dari satu tahun
oleh petani. Untuk itu jangan lupa memperhatikan sarat-sarat yang telah di
sebut diatas.
2. Menanam
dan Mere-potting : Cara penanaman bibit anggrek bulan dari botol
. Disarankan
dengan pot plastik putih ukuran 1,5 inch atau trey putih atau gelas aqua bekas
yang tembuh cahaya dan media sphagnum moss atau mos putih. Cara lain yang
biasanya dilakukan yaitu dengan pot tanah liat berisi media cacahan pakis,
arang kayu, atau mos coklat adalah cara lama dan ini ternyata pertumbuhannya
lebih lambat dari cara pertama. Hal ini telah kami teliti bersama beberapa
pelajar pertanian yang magang di kebun kami selama 2×4 bulan di tahun 2005 dan
2006. Cara menanam yang pertama mengurangi frekuensi penyiraman menjadi
rata-rata seminggu 2 kali saja, sehingga dapat juga mengurangi kemungkinan
penyakit busuk daun yang mudah menyerang anggrek phalaenopsis.
a. Repotting
Perlu dilakukan setelah ditanam seperti no. 2a. setelah 5-8 bulan maka pot
diganti ke pot ukuran 2,5 inch dengan ditambah sphagnum moss di kelilingnya.
Hal ini dilakukan lagi setelah tanaman berusia 12- 14 bulan dengan pot 3,5
inch. Repoting juga bisa dilakukan kembali oleh Media spagnum moss seperti yang
kami gunakan. Pot yang dipakai lebih baik pot plastik karena lebih mudah untuk
repotting di kemudian hari. Pot yang dipakai jangan terlalu besar dan dalam,
moss kemudian dipadatkan dan ditekan agar rapat dengan potnya. Sebelum dipakai
moss harus direndam dulu selama 2-3 jam kemudian diperas agar tidak terlalu
basah dan siap digunakan.
3. Penyiraman
dan Pemupukan : Penyiraman dilakukan apabila media tanamnya sudah
benar-benar kering, janganlah melakukan penyiraman apabila medianya masih
basah. Anggrek bulan tidak suka kondisi terlalu basah tetapi butuh kelembaban
yang cukup. Siramlah medianya sampai benar-benar basah dan hindari membasahi
daun karena dapat menyebabkan busuk daun.
Disini Simanis Orchids telah melakukan percobaan dan penelitian untuk
membantu anda melakukan penyiraman dengan cara mudah yaitu dengan menggunakan
talang sebagai wadah untuk merendam pot tanaman anda sampai sebatas pangkal
daun, rendam sampai medianya basah tergantung banyak dan besar kecilnya pot
anda, setelah itu buang air kelebihannya. Cara ini tidak perlu anda lakukan
tiap hari, cukup 3 atau 4 hari sekali tergantung kondisi tanaman, juga dapat
sekaligus mencampur air rendaman dengan pupuk dengan takaran setengah dari
dosis normalnya. Untuk 1 minggu sekali siram daun untuk membersihkan permukaan
daun dari debu dan kotoran yang menempel pada daun (membilas). Selang beberapa
jam jika masih ada sisa tetesan air dipermukaan daun harus diseka dengan tissu
agar tidak terjadi busuk daun. Keuntungan merendam di dalam talang adalah media
akan basah secara rata dari bawah sampai atas. Media mos putih akan lebih awet
dan akan akan lebih banyak menyerap makanan dalam kelebaban yang merata
tersebut.
4. Pencegahan
Hama dan Penyakit : Jika lingkungan tempat anda memelihara anggrek
kurang bersih, kotor dan bercampur dengan tanaman lainnya, maka kemungkinan
anggrek anda akan mudah terserang hama dan penyakit. Antara lain serangga
pengganggu, hewan, bakteri dan juga jamur. Dalam hal ini perlu diperhatikan
juga musim (hujan/panas) lembab atau kering. Umumnya pada saat musim kemarau
lebih sering diberikan insectisida dan pada musim hujan fungisidanya yang lebih
sering. Pemberian insectisida dan fungisida yang dilakukan secara bersamaan
dengan pemupukan dan membantu mengurangi atau meniadakan gangguan tersebut.
Dalam hal ini perhatikan dosis yang sudah ditentukan, jangan sampai berlebihan
karena dapat merusak anggrek itu sendiri. Beberapa jenis hewan pengganggu
seperti siput dapat dengan diambil dan dimatikan. Akan tetapi apabila anggrek
bulan anda terserang bakteri , maka anggrek bulan yang sakit harus dipisahkan
agar tidak menular, apabila perlu dimusnahkan dengan cara dibakar supaya
bakteri tersebut ikut musnah dan tidak menular pada anggrek anda yang lainnya.
Tata cara perawatan anggrek bulan / phalaenopsis yang menurut kebanyakan
orang lebih sulit, bila dibandingkan dengan anggrek dendrobium yang lebih mudah
tumbuh di daerah tropis/Indonesia. Walau demikian anggrek bulan, yaitu
Phalaenopsis amabilis adalah salah satu bunga nasional Indonesia yang disebut
juga PUSPA PESONA karena sejak dulu sudah banyak digemari oleh para kerabat
kerajaan dan bukti-bukti itu terdapat pada beberapa ornamen / hiasan keris
langka. Anggrek bulan/phalaenopsis saat ini adalah primadona atau komoditas
utama dari produksi dan penjualan anggrek diseluruh dunia. Untuk itu kami
mencoba membantu anda dengan menyediakan Tata Cara Perawatan anggrek
bulan/phalaenopsis untuk Indonesia agar dapat menjadi panduan atau membantu
pemeliharaan bagi semua orang yang menggemarinya.
Hari
|
Pupuk/pestisida
|
Dosis
|
Rabu
|
N.P.K 1 : 1 : 1
|
½ sendok teh per-liter
|
Sabtu/Minggu
|
Air +
insectisida/fungisida kalau perlu |
Sesuai dosis pada kemasan
|
2 x seminggu
|
Insectisida, Fungisida
|
Sesuai dosis pada kemasan
|
5. Sirkulasi
Udara dan Pencahayaan : Sirkulasi udara sangatlah penting bagi
pertumbuhan anggrek. Karena apabila tempatnya sempit dan pengap maka anggrek
tersebut akan mudah terserang penyakit, baik jamur maupun penyakit. Untuk itu
perhatikan betul sirkulasi udaranya. Jika lingkungan anda mempunyai kelembaban
tinggi dan udara tidak mengalir lancar, maka keadaan lingkungan yang panas
tersebut dapat menyebabkan tumbuhnya jamur / cendawan yang dapat merusak daun
anggrek bulan pada awalnya dan dapat menular keseluruh tanaman. Pencahayaan
juga memegang peranan yang penting karena berguna untuk proses fotosintesa
tanaman. Jangan menempatkan anggrek bulan anda di tempat yang terkena sinar
langsung dalam jangka waktu yang lama. Karena kalau anggrek anda terkena sinar
matahari yang berlebihan dan langsung dalam waktu yang lama, akan dapat membuat
daunnya terbakar dan rusak.
6. Penutup
: Demikian tips perawatan dari kami, semoga dapat berguna untuk anda
semua. Merawat tanaman anggrek itu sebenarnya tidaklah sulit tapi perlu
ketekunan serta ketelatenan sehingga dapat tumbuh dengan subur dan sehat.
http://javaorchids.wordpress.com/tips-tips-merawat-anggrek/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar